This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 07 Mei 2015
26 November 2011
Jumat, 28 Januari 2011
Judas dan Tyas
Ia pun bersenandung
Aha,,, selalu saja burung akan mengenal sesama burung!!!
Tapi nuri burung yang memiliki sayap, sedang aku, si judas ini, merelakan patahnya sayap untuk memahami arti kebebasan.
Aaaarrrgggghhh....
Kenapa?
Aku gembira dalam penjara!
Maksudnya?
Bahwa aku sedang berselimut, tapi bukan karena dinging, melainkan takut...
Tapi aku mendengar cahaya bersuara dalam gelap gua
Kau selalu mampu lahirkan kata, meski dalam keadaan tak terduga.
Sekalipun itu penjara, kau masih masih bisa merasa bebas sebebas yang kau rasa.
Nah,aku pun bertanya kepada ahmad, yang mengajariku, "mengapa kau tak diajarkan menyelami kata, sedangkan Isqak telah berjalan di larut malam?"
Mengapa tak kau tanya pada dirimu sendiri, karena mereka diri yang berbeda.
Karena dalam diriku aku pun ahmad. maka sebenarnya aku telah bertanya kepada diriku sendiri. Dan aku merasakan rasa takutnya, dalam gua, melihat wujud cahaya berpendar gemilang.
Gua itu hanya menjadi tempat indah utk seluruh ketakutanmu. Sedang di luar sana masih banyak tempat yang belum pijak. Dan akan lebih banyak kau hasilkan langkah menuju yang kau mau. Sampai kapan setia dengan gelapnya gua, cahaya pendar itu lahir dari nurani hati yang ingin bebas. Bebas berpendar, bebas gemilang, bebas mencari tempat bias.
Dalam gelap gua itulah ahmad mengetahui arti dari terang, sehingga ia pun bersedia membawa obor yang benderang.
Seperti halnya, bahwa kita mesti pernah merasa sakit hati, kecewa, dan sedih untuk dapat mendapatkan kembali kegembiraan kita. Begitu pula kita mesti merasakan perpisahan untuk dapat mengerti makna pertemuan.
tapi, aku pun akan sendiri, dan atau kembali menanti sendri itu.
Setitik kisah di beranda
Gua pun memiliki kedalaman!!!
Seperti lubang atau sela dalam diri kita yang minta disatukan kembali, seperti puzle, kepada kebulatan dan kesatuan....
Aha....Homes,,,kau pun hanya akan menjadi seekor binatang yang tersesat.
Pada akhirnya,sayang,setiap hal adalah sama.
yang berbeda hanya alur menuju pada akhir.
Proses
Hmmm. . . .
Aku masih ragu,,, karena aku bingung terhadap awal dan akhir.
Benarkah ketika aku berani mengawali ,maka seberani itu pula aku mengakhiri.
Tapi setidaknya, jika aku tak kuasa mengakhiri, aku masih berharap bahwa aku akan kuat memulainya dari awal.
NIHILISME, sayang!!!
Tak akn pernah ada akhir sebelum ada awal. Bak rona warna yang lahir dari satu bintang berbias maupun berpendar. Banyak pelangi di berbagai tempat tapi hanya Aurora yang istimewa. Lalu di mna kan kau temukan awal untukmu tanpa setitik NIHILISME?
Begitulah,,, apakah semua berawal dari ada atau bahkan tiada,aku masih ragu untuk menjawab.
Meski aku bukan seorang filsuf,, aku telah terbiasa ragu,sayang... maka saat ini pun aku hanya memiliki hipotesis.
Bahwa manusia tak akan pernah mendapat jawaban akhir selama ia masih hidup dalam keterbatasan dunia....
Nihilisme,,, akan mengatakan, "tak ada lagi yang perlu dipercaya.bukan hanya sesuatu di luar keberdaan diri, kepada diri sendiri pun pantang untuk gampang percaya."
Tidakkah terlalu tinggi?
Ah,,, kau burung, sayang... Maka terbanglah,, selagi kau belum memutuskan untuk memotongnya!!!
Burung ini sedang belajar terbang. Terbang kembali setelah jatuh suatu waktu. Sekian helai bulu pada sayapnya terluka, ia butuh waktu sejenak rehat. Semoga tidak terlelap dalam penat.
Teruslah menjadi burung, agar kau selalu tahu bahwa kehidupan selalu dihujani dengan cahaya.
Aku sendiri juga cahaya. Maka ku kan terbang, untuk menebar benih cahaya di tengah dunia yang sanggup ku jamah. Meski lelah, akan terus meranggah, mengepak sayap-sayap rapuhku. Sampai titik akhir.
Merayaplah dalam makna!!!
Tak peduli bahwa waktu mendekati ajalnya.
Jagalah duniamu,,, karena seorang manusia akan lebih berharga jika ia tahu bahwa ia memiliki dirinya....
Selamat tinggal (atau lebih tepatnya, sampai pada kemungkinan jumpa lain waktu), bahwa aku pun akan menyambangi kembali waktu pengasingan!!!
Aku dan Dunia
Dalam masa-Nya miliki kisah berbeda
Tyas dan Judas
Minggu, 02 Januari 2011
Mencari arti/Perbaiki nama?
| Nama: Nur Arti: Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan Asal: Indonesia |
| Nama: Nur Arti: Percikan, cahaya Asal: Arab |
| Nama: Nur Arti: Cahaya Asal: Jawa |
| Nama: Nur Arti: Cahaya Asal: Indonesia
|
Rabu, 15 September 2010
Doa untuk Kekasih...
untuk seseorang yang telah mengisi ruang hati yg dulu hampa...
Senin, 19 Juli 2010
Kepemimpinan
Dasar kepemimpinan adalah dari inti sanubari sebagai seorang pemimpin yang bertanggung jawab.
Menerima amanat dari yang mereka dipimpin berarti : mencintai, memerhatikan kepentingan-kepentingan mereka, mengabdi, mendahulukan mereka yang dipimpin dari pada kepentingan sendiri atau kepentingan kantong sendiri. Faktor penting yang sulit ditemukan pada figur pemimpin-pemimpin sekarang ini.
Siapapun bisa menjadi pemimpin asal memenuhi syarat, karena menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah dan yang pasti memiliki tanggung jawab yang besar atas apa yang akan dilaksanakannya, saat pelaksanaannya dan setelah pelaksaannya. Kita pun sudah menjadi seorang pemimpin. Ya, memimpin diri sendiri. Saat tubuh merasa tidak sehat, tubuh meminta kebijakan kita untuk memberinya istirahat setelah kita menggunakan tubuh kita sampai tubuh itu merasa kurang atau tidak sehat.
Pemimpin kecil, pemimpin besar, pemimpin di daerah, pemimpin di ibukota, pemimpin partai, pemimpin organisasi, pemimpin pemuda dan pemudi, pemimpin pemerintahan, pemimpin negara. Dan preman pun mempunyai pemimpin. Apa jadinya jika suatu kelas/ organisasi/ forum/ perkumpulan /kantor /pemerintahan /negara tidak memiliki pemimpin? Sistem rencana dan pelaksanaannya pasti tidak akan berjalan dengan baik, karena tidak ada orang yang mampu untuk mengatur, membimbing, serta mengayomi.
Seperti apakah sosok pemimpin itu, apakah hanya manusia saja yang menjadi pemimpin? Lalu bagaimana dengan kalimat berikut :
“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksaan dalam permusyawaratan/perwakilan”.
Kalimat ini menyatakan, bahwa bukan hanya manusia yang bisa memimpin manusia. Melainkan kebijaksanaan yang diciptakan oleh manusia itu sendiri, untuk mengingatkan bahkan mengendalikan emosional dan keegoisan manusia yang kadang lupa hakikatnya sebagai masyarakat yang dipimpin atau seseorang yang memimpin.
Harus memimpin pelaksanaan dari pada dasar-dasar rencana pelaksaan. Karena yang dipimpin bukanlah perencanaan yang dibuatnya baik dibuat sendiri atau bersama-sama, tetapi pelaksanaan dari apa yang sudah direncanakan.
Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan , yaitu saat kita akan memilih seorang pemimpin. Kita harus mengetahui bukan hanya pengetahuan serta pemahaman mengenai apa dan siapa saja yang akan dipimpin, tetapi juga kemampuan pelaksaannya dari si calon pemimpin itu agar kita tidak salah memilih pemimpin.











